Khutbah Idul Fitri 1432 H

2

September 23, 2011 oleh RIFA'I AHMAD


السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

ان الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور انفسنا ومن سياءت اعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له, اشهد ان لااله الاالله وحده لا شريك له واشهد ان محمدا عبده ورسوله, اللهم صل وسلم علي نبينا محمد وعلي اله وصحبه اجمعين. اما بعد

يايها الحاضرون اتقواالله فقد فاز المتقون

الله اكبر, الله اكبر, الله اكبر, لا اله الا الله والله اكبر,الله اكبر ولله الحمد

Alhamdulillah atas limpahan nikmat dan karunianya, pada pagi yang cerah ini, kita bisa memenuhi seruan Alloh untuk melaksanakan ibadah taqarrub yaitu sholat Ied berjamaah. Sholawat salam semoga senantiasa tercurah atas NabiNya Rasululloh Muhammad Shalallohu ‘alaihi wasallam, beserta seluruh keluarga beliau, sahabat, kerabat dan semua pengikut beliau yang senantiasa istiqomah dalam menjalankan syariatnya hingga akhir zaman nanti.

الله اكبر, الله اكبر, الله اكبر, لا اله الا الله والله اكبر,الله اكبر ولله الحمد

Ma’asyirol muslimin yang berbahagia.

Ramadhon yang mubarrok telah berlalu dari hadapan kita, sebulan penuh kita berjuang melawan hawa nafsu kita dalam rangka mendekatkan diri kepada Alloh. Berbagai upaya dan usaha telah kita lakukan agar di bulan yang mulia tersebut kita mendapat ampunan dariNya. Mulai dari qiyamul lail, membaca al-Qur’an, memperbanyak sedekah dan lain sebagainya semua itu kita kerjakan untuk memperoleh predikat Al-Muttaqien.

Tentunya naif apabila setelah ramadhon berlalu, kita kembali mengumbar syahwat melakukan maksiyat serta menentang syariat. Tarbiyah Ramadhon seakan tidak membawa bekas dalam kehidupan kita sedikitpun, bahkan kita terjebak dalam euforia yang berlebihan saat merayakan hari Iedil Fitri ini, kita terlampau larut dalam kegembiraan sehingga batasan-batasan syariat banyak yang kita langgar dan kita abaikan, qiyamul lail yang sudah biasa kita kerjakan di bulan Ramadhon menjadi sebuah hal asing bagi kita saat memasuki lebaran. Bahkan banyak diantara kita ketinggalan melaksanakan jamaah subuh hanya karena kelelahan setelah melakukan takbir keliling dan yang mengenaskan adalah legalisasi pemubaziran uang lewat pesta kembang api dan petasan. Islam tidak melarang kita untuk berbahagia menyambut Idul fitri bahkan dianjurkan untuk menampakkan rasa bahagia dan kesyukuran atas karunia Alloh itu, akan tetapi Islam melarang isrof apalagi tabzir.

Maasyirol hadirin jamaah sholat ied yang dimuliakan Alloh.

Ulama salaf pernah berkataبئس القوم الذين لا يعرفون الله الا في رمضان seburuk-buruknya kaum adalah mereka yang tidak kenal Alloh kecuali hanya di bulan Ramadhon semata. Abdulloh ibnu Aljarullah mengatakan indikasi diterimanya amal puasa ramadhon seseorang adalah jika orang tersebut tetap senang untuk mengerjakan puasa-puasa sunnah selepas ramadhon. Amaliah ramadhon seharusnya berlanjut kesebelas bulan setelahnya bahkan lebih dari itu semangat ramadhon harus tetap berkobar dan menyala di bulan-bulan setelahnya.

Ramadhon telah mengajarkan kepada kita bagaimana berempati dan bersimpati kepada nasib kaum dhuafa. Rasa lapar dan haus yang terasa diharapkan mampu untuk membangkitkan kesadaran untuk peduli terhadap saudara-saudara kita yang kurang beruntung. Kepekaan sosial yang dirintis oleh puasa ramadhonpun teraplikasi dengan pelaksanaan zakat fitri. Rasulullah Shalallohu ‘alaihi wasallam mewajibkan zakat fitri dengan tujuan    طهرة للصائم من اللغو و الرفث وطعمة للمساكينsebagai pembersih bagi orang yang berpuasa dari kesia-siaan dan kekejian dan memberi makan untuk orang-orang miskin (HR. Abu Dawud ). Kata “ thu’matan lil masaakiin “ seringkali dipahami bahwa zakat fitri hanya berfungsi sebagai pemberi makan bagi orang miskin dihari raya saja. Jika seperti itu pemahaman kita, maka kita seolah melegalkan dan merestui mereka kelaparan lagi dihari-hari selanjutnya. Mestinya hadits di atas kita respon semangatnya, bahwa kemiskinan harus bisa dientaskan atau minimal dikurangi dengan distribusi zakat fitri ini. Hanya saja pandangan mayoritas kaum muslimin masih berkutat pada wilayah normatif yaitu pahalaisme atau dosaisme belum menyentuh pada pemahaman ajaran Islam secara fungsional. Mestinya dengan penduduk muslim terbesar di dunia, negara Indonesia cukup potensial untuk mengentaskan kemiskinan, jika zakat fitri ataupun zakat mal terkelola dengan baik, bukan mimpi apabila dalam lima tahun ke depan bangsa kita sudah dapat menghilangkan kemiskinan yang menjeratnya selama bertahun-tahun. Jika kita asumsikan bahwa jumlah muslimin yang membayar zakat fitri adalah 200 juta, sementara zakat fitri yang harus dibayarkan dalam bentuk rupiah adalah 25 ribu perorang, maka akan kita dapati angka 5 triliyun pertahun dari pembayaran zakat fitri semata. Dengan angka sebesar itu, banyak yang dapat kita lakukan untuk membantu kaum fakir miskin seperti pemberian lahan usaha gratis kepada mereka sehingga dengan izin Alloh mereka tidak akan pernah kelaparan lagi selamanya. Potensi itu baru dilihat dari sisi zakat fitri saja, belum infak dan zakat maalnya. Kalau semua itu dapat terkelola dengan manajerial yang bagus maka tidak akan ada lagi orang muslim yang harus mengemis karena kemiskinan yang menghimpit mereka.

الله اكبر, الله اكبر, الله اكبر, لا اله الا الله والله اكبر,الله اكبر ولله الحمد

Maasyirol muslimin rahimakumulloh

Ramadhon juga mengajarkan kepada kita untuk membaca, memahami dan mengamalkan kandungan Al-Qur’an. Selama ini sikap kaum muslimin terhadap al-Qur’an hanya berhenti pada ibadah membacanya semata, belum sampai pada tingkat pemahaman lebih-lebih pengamalan. Padahal fungsi Al-Qur’an sebagaimana diterangkan oleh Alloh adalah sebagai hudan linnaasi dan hudan lil mattaqiin. Bagaimana mungkin kita dapat menjadikan dan mengambil petunjuk dari Al-Qur’an tanpa memahami maksudnya?

Para generasi terdahulu (salaf) memiliki kepribadian yang tinggi ketika membaca Al-Qur’an, berbeda dengan generasi sekarang ini yang membaca Al-Qur’an tanpa memberi kesan yang berarti. Ini berarti suatu kedzaliman terhadap Al-Qur’an. Pola hidup Qur’aniy ini pernah tergambar dari pribadi Rasulullah Shalallohu alahi wasallam, beliau merupakan manifestasi nyata dari penjelasan Al-Qur’an, beliau adalah visualisasi konkret dari Al-Qur’an. Sayyidah A’isyah pernah ditanya tentang akhlak Rasulullah Saw dan beliau menjawab,

ان اخلاقه هو القراءن

Sesungguhnya akhlak beliau adalah Al-Qur’an (Shahih Muslim, Bab Shalat Al-Musaffirin).

Oleh sebab itu Imam Syafii pernah berkata,” Sunnah adalah pemahaman Nabi sendiri terhadap Al-Qur’an yang benar-benar dijadikannya sebagai pembimbing hidupnya lahir dan bathin.”

Kejayaan umat terdahulu adalah dari pengamalan mereka terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. Al-Qur’an tidak hanya dibaca, namun lebih dari itu mereka merenungi maknanya untuk kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Seharusnya hal ini juga dapat diterapkan oleh kaum muslimin dewasa ini. Sebab Al-Qur’an adalah mukjizat Nabi, yang berisikan tema-tema terbaik dalam masalah pendidikan umat, peradaban dan akhlak mulia. Bangsa Arab waktu itu benar-benar mampu membaca Al-Qur’an dengan baik dalam arti disamping mereka melantunkan Al-Qur’an dengan penjiwaan juga mereka terapkan kandungan Al-Qur’an dalam kehidupan mereka, sehingga mereka menjadi bangsa yang beradab meskipun awalnya mereka adalah komunitas barbar.

Terkait dengan hal ini, Rasulullah Saw bersabda :

مثل الموءمن الذي يقراء القراءن كمثل الاتروجة  طعمها حلو  وريحها طيب.ومثل الموءمن الذي لايقراء القراءن كمثل التمرة طعمها حلو ولا ريح لها. ومثل المنافق الذي يقراء القراءن كمثل الريحنة ريحها طيب ةطعمها مر. ومثل المنافق الذي لا يقراء القراءن كمثل الحنظلة طعمها مر ولاريح لها. رواه مسلم

Perumpamaan orang mukmin yang membaca Al-Qur’an itu seperti jeruk manis, rasanya manis dan baunya harum. Perumpamaan orang mukmin yang tidak membaca Al-Qur’an itu seperti kurma, rasanya manis namun tidak beraroma sama sekali. Dan perumpamaan orang munafik yang membaca Al-Qur’an itu seperti parfum, harum baunya tapi rasanya pahit. Perumpamaan orang munafik yang tidak membaca Al-Qur’an seperti buah kemarogan/maja, pahit rasanya dan tidak beraroma sama sekali. (HR Muslim nomor 797)

Maksud dari hadits di atas adalah seseorang yang membaca Al-Qur’an dan dapat mengamalkan kandungannya dengan baik, maka ia akan tumbuh menjadi pribadi mukmin yang sholih yang berakhlak dengan Al-Qur’an sehingga ia akan dapat memberikan manfaat kepada siapapun orang yang ada disekitarnya. Suaranya yang merdu ketika melantunkan Al-Qur’an berbanding lurus dengan prilakunya yang qur’aniy, inilah mukmin jeruk manis.

Akan tetapi kenyataan yang ada sekarang, umat Islam saat ini baru sampai pada peringkat muslim raihani (muslim parfum) yang baunya semerbak namun rasanya pahit. Sedikit sekali yang mencapai muslim tamri (muslim kurma), yang mampu mengamalkan Al-Qur’an meskipun tidak menghafalkannya. Bahkan boleh jadi mayoritas umat islam saat ini baru sampai pada peringkat muslim khandholi (muslim kemarogan/maja) yaitu muslim yang tidak pernah membaca Al-Qur’an apalagi mengamalkan isinya.(Ali Mustafa Yakub, Haji Pengabdi Setan, 95)

Maraknya TPA dan pesantren tahfidz diberbagai daerah memang begitu terasa, akan tetapi perilaku umat Islam yang bertentangan dengan Al-Qur’an juga tidak kalah semaraknya. Mengapa demikian ? karena kurikulum pendidikan dalam pesantren-pesantren tahfidz ataupun dalam lembaga-lembaga Islam lainnya lebih menekankan pada kualitas formal daripada substansial. Seorang siswa yang sudah hafal 30 juz Al-Qur’an akan dinyatakan lulus dan mendapatkan ijazah tahfidz, kendati ia tidak memahami isinya sedikitpun bahkan tidak pernah mengamalkan isinya sama sekali. Bandingkan dengan pendidikan Al-Qur’an yang dialami oleh para sahabat. Abdullah Bin Mas’ud berkata, dikalangan kami para sahabat apabila mempelajari sepuluh ayat Al-Qur’an tidak akan pindah ke ayat lain sebelum memahami arti dan mengamalkannya. (Ibnu Taymiyyah, Muqoddimah Fi Ushulit Tafsir, 96)

Ma’asyirol Muslimin yang berbahagia

Semangat romadhon yang mulia tersebut seharusnya terus mengilhami kita dalam beragama, berbangsa dan bernegara. Bila hal itu dapat kita lakukan, maka kita layak untuk bergembira dan berbahagia menyambut datangnya idul fitri.

Islam mengajarkan pada kita untuk menampakkan kegembiraan dengan masuknya Iedil fitri ini dengan banyak menyebut dan mengagungkan asma Alloh. Oleh sebab itu, tadi malam diseluruh penjuru negeri ini, baik di masjid ataupun di mushola, di desa ataupun dikota semua kaum muslimin dengan semangat mengumandangkan takbir, tahlil dan tahmid hingga semalam suntuk.

Akan tetapi alangkah lebih indahnya jikalau makna mengagungkan asmaNya tidak kita pahami dalam terminologi sempit, akan tetapi mengagungkan asmaNya juga dapat berarti selalu mengerjakan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi apa yang dilarangNya. Mengagungkan asmaNya juga bisa dipahami dengan senantiasa membaca dan merenungi kalamNya. Mengagungkan asmaNya juga bisa kita artikan dengan menjaga dan meramaikan rumahNya.

Betapa banyak diantara kita yang getol melaksanakan dan menggemakan takbir saat malam ied, namun ternyata tidak pernah melaksanakan sholat, tidak pernah membaca al-Qur’an dan membiarkan masjid kosong bahkan tidak terurus. Kita lebih mencintai rumah kita dibanding dengan masjid yang notabenenya adalah rumah Alloh. Rasulullah menyebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Al Hafidz Zubaidi Al Murtadho.

المسجد بيت كل تقي, وكفل الله لمن جعل المسجد بيته بالروح والرحمة والجوازالي الصراط الي الجنة

Masjid adalah rumah bagi orang yang bertaqwa, dan Alloh akan menjamin bagi orang yang menjadikan masjid sebagai rumahnya dengan kasih sayang, rahmat dan mempu melewati shirath al mustaqim menuju surga.

Jika kita menyadari bahwa rumah bagi setiap muttaqien adalah masjid, maka kita tidak akan ridho apabila melihat masjid kotor, bocor lebih-lebih sepi seperti kuburan.

الله اكبر, الله اكبر, الله اكبر, لا اله الا الله والله اكبر,الله اكبر ولله الحمد

Jama’ah sholat ied yang dimuliakan Alloh.

Sudah selayaknya apabila kita sebagai kaum muslimin berusaha untuk bangkit kembali dari keterbelakangan yang menjerat kita selama berabad-abad. Dan momen yang paling tepat adalah saat ini, saat kita baru saja dinyatakan lulus dari tarbiyyah ramadhon. Dimana semangat kita sedang tinggi-tingginya dan seluruh saraf kita sudah terprogram selama sebulan untuk melaksanakan aktifitas ibadah baik yang bersifat hablun minalloh maupun hablun minannaas.

Semangat romadhon harus senantiasa kita hidupkan bahkan kita tumbuhkan dalam kehidupan kita, sehingga islam akan kembali menjadi agama yang ya’lu wa laa yu’ala alaih.

SELAMAT HARI RAYA IEDUL FITRI 1432 H

تقبل الله منا ومنكم كل عام وانتم بخير

Wallohu a’lam bish showab.

 

 

About these ads

2 thoughts on “Khutbah Idul Fitri 1432 H

  1. Reza mengatakan:

    Ijin share gan

    • iburamidha mengatakan:

      kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI berikan 4 angkah 9214 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI. dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI.. sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel .
      yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di 0823 1333 6747,, insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 175 juta, wassalam.

      dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

      1″Dikejar-kejar hutang

      2″Selaluh kalah dalam bermain togel

      3″Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel

      4″Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat

      5″Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
      tapi tidak ada satupun yang berhasil..

      Solusi yang tepat jangan anda putus aza….AKI SOLEH akan membantu
      anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
      butuh angka togel 2D3D4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin 100% jebol
      Apabila ada waktu
      silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082313336747)))

      angka GHOIB: singapur 2D/3D/4D/

      angka GHOIB: hongkong 2D/3D/4D/

      angka GHOIB; malaysia

      angka GHOIB; toto magnum 4D/5D/6D/

      angka GHOIB; laos

      kami sekeluarga tak lupa mengucapkan puji syukur kepada ALLAH S,W,T dan terima kasih banyak kepada AKI atas nomor togel.nya yang AKI berikan 4 angkah 9214 alhamdulillah ternyata itu benar2 tembus AKI. dan alhamdulillah sekarang saya bisa melunasi semua utan2 saya yang ada sama tetangga.dan juga BANK BRI dan bukan hanya itu AKI. insya allah saya akan coba untuk membuka usaha sendiri demi mencukupi kebutuhan keluarga saya sehari-hari itu semua berkat bantuan AKI.. sekali lagi makasih banyak ya AKI… bagi saudara yang suka main togel .
      yang ingin merubah nasib seperti saya silahkan hubungi AKI SOLEH,,di 0823 1333 6747,, insya allah anda bisa seperti saya…menang togel 175 juta, wassalam.

      dijamin 100% jebol saya sudah buktikan…sendiri….

      Apakah anda termasuk dalam kategori di bawah ini !!!!

      1″Dikejar-kejar hutang

      2″Selaluh kalah dalam bermain togel

      3″Barang berharga anda udah habis terjual Buat judi togel

      4″Anda udah kemana-mana tapi tidak menghasilkan solusi yg tepat

      5″Udah banyak Dukun togel yang kamu tempati minta angka jitunya
      tapi tidak ada satupun yang berhasil..

      Solusi yang tepat jangan anda putus aza….AKI SOLEH akan membantu
      anda semua dengan Angka ritwal/GHOIB:
      butuh angka togel 2D3D4D SGP / HKG / MALAYSIA / TOTO MAGNUM / dijamin 100% jebol
      Apabila ada waktu
      silahkan Hub: AKI SOLEH DI NO: (((082313336747)))

      angka GHOIB: singapur 2D/3D/4D/

      angka GHOIB: hongkong 2D/3D/4D/

      angka GHOIB; malaysia

      angka GHOIB; toto magnum 4D/5D/6D/

      angka GHOIB; laos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rated

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 292,121 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • Macam-macam Zuhud Juli 18, 2014
    TANBIHUN.COM- Menurut para ‘Ulama, zuhud itu ada dua macam; Pertama, Zuhud yang mampu dikerjakan oleh hamba Alloh. Kedua, Zuhud yang tidak mampu dikerjakan oleh hamba Alloh. Sedangkan Zuhud yang mampu dikerjakan oleh hamba Alloh ada 3 macam: Tidak mengejar kesenangan dunia yang tidak ia miliki. Membagikan kesenangan dunia yang terkumpul padanya. Tidak menghe […]
  • Filsafat Kelahiran Bayi Dan Pilpres Juli 15, 2014
    TANBIHUN.COM- Malam itu saya kedatangan tamu, seorang sahabat,saudara sekaligus teman bercerita. Dilihat dari usianya beliau tidak terpaut jauh dengan almarhum bapak saya. Uniknya beliau ini tidak canggung berteman dengan saya yang usianya seusia anaknya. Kali ini Pak de So (begitu biasa saya memanggilnya) memulai perbincangan soal quick count dan real qount […]
  • Strategi Yahudi Menguasai Dunia Juli 12, 2014
    TANBIHUN.COM- Pada tahun 1773 diadakan pertemuan 13 keluarga Yahudi terkemuka dunia di Judenstrasse, Bavaria. Pada pertemuan tersebut dirancang bagaimana mereka harus menguasai dunia. Mereka membuat 25 butir rancangan yang kemudian kurang lebih 124 tahun kemudian rancangan tersebut disahkan menjadi agenda bersama Gerakan Zionis Internasional pimpinan Theodor […]
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: