NASEHAT SYAIKH AHMAD AR RIFA’I ” JANGAN MERASA DIRI TAWADHU'”

Tinggalkan komentar

Desember 10, 2008 oleh RIFA'I AHMAD


Dalam Kitab Riayah Al Himmah Juz akhir, Asy Syaikh Ahmad Ar rifa’i berkata ,” Fa mata atsbata li nafsika tawadhu’an, fa anta mutakabbiru haqqan.”

artinya : Maka ketika engkau merasa dirimu tawadhu, maka sesungguhnya engkau betul-betul telah menjadi takaabur”.

Nasehat pendek, tapi kalau kita bisa mengambil dan mengaplikasikan maknanya maka cukup kiranya menjadikan seseorang menjadi sholih.

Takabbur menurut sebagian ulama, di indikasikan sebagai dosa yang pertama kali dilakukan semenjak Allah menciptakan dunia.

Takabbur didefinisikansebagai penolakan terhadap kebenaran dan meremehkan orang lain, Al Ghozali pernah berkata,” bahwa ulama dizamanku ini, telah menjadikan riya dan takabbur sebagai santapan harian mereka.”

Fenomena seperti ini kelihatanya terus berkembang dan sudah mulai mewabah dikalangan muslimin abad ini. Dimana seseorang merasa lebih mulia dan lebih tinggi kedudukannya di mata Allah dibanding dengan yang lainnya. Merasa paling Ahlusunnah, paling hebat ibadahnya, paling zuhud, merasa paling pantas masuk syurga dan paling segalanya. Mereka cenderung lebih suka mengoreksi noda-noda orang lain dibanding dengan melihat noda sendiri.

Inikah yang dinamakan tawadhu’ itu…???

Tawadhu’ adalah pekerjaan hati, dimana orang yang tawadhu tidak lah harus orang yang senantiasa menunduk. akan tetapi orang yang tawadhu’ adalah orang yang merasa dirinya itu hina, rendah dan belum apa-apa bila dibandingkan dengan orang lain. Meras ibadahnya selalu kurang sempurna dan selalu beranggapan bahwa orang lain lebih pantas masuk syurga di bandingkan dirinya.

Marilah kita simak perkataan Imam Nawawi yang beliau tulis dalam kitab Syarah Arbain, Beliau bekata:” Apabila kita melihat orang tua, maka merasalah bahwa orang tua tersebut lebih mulia dibanding dengan kita, karena ibadahnya tentu jauh lebih banyak dari kita,sebab umurnya lebih banyak. namun apabila kita melihat orang yang lebih muda umurnya dibanding kita, maka merasalah bahwa ia lebih mulia dibanding dengan kita, karena tentu dosanya jauh lebih sedikit.” Ucapan yang sangat indah ini menggambarkan sifat tawdhu’ yangs esungguhnya.

Tawadhu’ tidak perlu pernyataan, tapi aplikasi nyata. janganlah kita selalu melihat kekurangan orang lain dan memandang kelebihan-kelebihan kita sebab hal ini adalah biang kesombongan. Ingat Iblis alaihi laknat di usir oleh Alloh swt, gara-gara kesombongannya yang merasa diri lebih hebat dan lebih mulia disisi Alloh. Padahal kita tahu sebelum diusir dari syurga, iblis telah m,elakukan ibadah bersama-sama malaikat selama hampir 50.000 tahun lamanya. akan tetapi kesombongannya telah menghancurkan itu semua.

Oleh sebab itu, tepat sabda Nabi:” Tidak akan masuk syurga, orang yang dalam hatinya ada sebiji dzarah dari rasa kesombongan.”

Tidak perlu kita merasa lebih mulia dan lebih bertaqwa dari orang lain, dan tidak perlu kita harus merasa suci dihadapan orang lain, sebab kelak hanya allahlah yang paling tahu siapa orang yang paling bertaqwa di antara kita.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rating

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 417,537 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan dianggap tidak setara dengan pengusaha. Sering pengusaha terlalu kuat menjadikan buruh hanya sekedar sapi perah. Untuk itulah pemerintah hadir agar pengusaha […]
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri dan membuat pengakuan bahwa dialah yang mengirim Mary Jane untuk membawa Narkoba tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. B […]
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior April 26, 2015
    “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com– Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa dan Maryam tidak tersentuh syetan dan tidak menangis ketika lahir??? Yang difirmankan al Quran u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithoonir rojii […]
%d blogger menyukai ini: