REALISASI KALIMAT SYAHADAT

Tinggalkan komentar

Desember 15, 2008 oleh RIFA'I AHMAD


Khittah para Rasul pada hakekatnya adalah menyeru kepada umat manusia agar menyembah Allah semata ( Tauhidullah ), semenjak Nabi Adan hingga Nabiyyuna Muhammad SAW mereka silih berganti menanamkan pemahaman makna syahadat yang benar.
namun dewasa ini seiring dengan perkembangan peradaban manusia pemahaman kalimat syahadat yang benar semakin lentur dan luntur, syahadat seolah hanyalah kalimat sakti yang sakral dan ampuh yang menyebabkan pengucapnya dapat dikatakan sebagai orang islam. Namun kebanyakan orang, hanya berhenti pada pengucapan syahadat saja tanpa mengindahkan aturan-aturan Islam lainnya misalnya ada orang telah bersyahadat namun tidak sholat ataupun shoum Ramadan, adalagi yang menjadikan kalimat itu hanya sekedar sebagai wirid yang menggantung dibibir dan diucapkan beratus-ratus kali, namun di hatinya masih mempercayai terhadap dukun, peramal astrologi serta hal-hal yang berbau mistik lainnya. hal itu menandakan bahwa kalimat tauhid yang diikrarkan tidak terealisasi dalam kehidupannya dengan baik.
Pada dasrnya makna syahadat adalah ikrar ( pernyataan/janji ) dan sumpah seorang muslim terhadap keesaan Allah. di dalam kalimat syahadat itu sebenarnya terkandung tiga prinsip hidup yang harus menjadi pegangan setiap muslim yaitu :
1. menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan hidup (QS.6:162) dengan begitu seseorang yang sudah berikrar “laailaaha illallah” hanya akan meminta perlindungan dan pertolongan kepada Allah, tidak kepada yang lainnya. Dia akan menghilangkan segala thaghut dan menetapkan Allah semata sebagai Tuhannya.
2. menjadikan Islam sebagai jalan hidup ( Way of live ) (QS.6:153, 3:85) yang pada akhirnya akan membentuk pribadi yang loyal dan konsisten ( istiqomah ) terhadap islam dalam segala peri kehidupannya.
3. menjadikan Rasulullah sebagai contoh atau teladan (QS.33:21)sikap ini akan membentuk pribadi yang anggun dengan akhlak yang agung, dengan berpijak pada sunnah dan menolak bid’ah.
Ketiga prinsip pokok ini apabila dijalankan dengan maksimal maka akan membentuk dua hal yaitu: hati yang bersih dari segala jenis kesyirikan ( Qolbun Salim ) (QS.26:87-89) dan akal yang cerdas ( aqlun dzakiyyun ). Seseorang yang hatinya bersih akan selalu berharap ( Raja’) kepada rahmat Allah (QS.33:21), takut akan azab Allah yang sangat pedih (QS.6:15-16) dan selalu mencintai Allah atas apapun juga ( QS.39:1-14) yang berujung pada aqidah yang shahihah dan niat yang ikhlas.
sedangkan akal yang cerdas akan mendorong seseorang untuk mempelajari Al Qur’an yang didalamnya terdapat petunjuk dari Allah (QS.38:29, 47:24 ), selalu memikirkan alam raya ( al kaun ) (QS.3:91 ) serta senantiasa mengingat mati (QS.3:192-194) yang dengan ketiga aktifitas ini seorang muslim akan memiliki pemikiran yang benar dan menemukan konsep yang baik ( manhaj shohih ) QS.41:53, 5:48
perpaduan antara hati yang bersih yang dapat menghasilakn niat yang ikhlas dengan akal yang cerdas yang menghasilkan konsep yang benar akan dapat memotivasi sikap seorang muslim untuk melakukan harakah ( pergerakan ) dan jihad (QS.29:6, 47:31) serta dakwah dan tarbiyah (QS.41:33, 16:125 )
Jadi kesimpulannya, seseorang dikatakan sudah dapat merealisasikan syahadatnya dengan baik apabila ia sudah melakukan harakah (pergerakan) yang menyebabkan makin baik akhlaknya dan senantiasa berjihad dijalan Allah, baik dengan harta maupun dengan nyawa, tidak hany lewat perang saja namun juga selalu menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi laranganNYa, selalu berdakwah dan melakukan tarbiyyah kepada yang membutuhkan dengn dilandasi niat yang ikhlas dan cara yang benar.
Wallahu A’lam

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rating

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 410,979 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan dianggap tidak setara dengan pengusaha. Sering pengusaha terlalu kuat menjadikan buruh hanya sekedar sapi perah. Untuk itulah pemerintah hadir agar pengusaha […]
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri dan membuat pengakuan bahwa dialah yang mengirim Mary Jane untuk membawa Narkoba tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. B […]
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior April 26, 2015
    “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com– Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa dan Maryam tidak tersentuh syetan dan tidak menangis ketika lahir??? Yang difirmankan al Quran u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithoonir rojii […]
%d blogger menyukai ini: