Ulama Al-Azhar Haramkan Penutupan Rafah

Tinggalkan komentar

Februari 5, 2009 oleh RIFA'I AHMAD


ImageSekitar 500 ulama Al-Azhar mengeluarkan pernyataan bersama kemarin Selasa (2/3) mengharamkan penutupan perlintasan Rafah dan menghancurkan terowongan untuk mencegah masuknya senjata untuk mujahidin Palestina.

Mereka mengatakan dalam pernyataannya bahwa diharamkan mutlak menutup entry point (perlintasan) di perbatasan Palestina, terutama di persimpangan Rafah, yang merupakan satu-satunya pintu masuk keluar yang menghubungan mereka dengan saudara muslim mereka.

Mereka menilai bahwa penutupan perlintasan masuk ke Jalur Gaza dan Palestina hukumnya dosa paling besar. Mereka juga mengharapkan pencegahan senjata masuk ke Mujahidin dengan cara membongkar terowongan yang digunakan oleh mujahidin dalam penyediaan peralatan yang diperlukan dalam perang.

Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang memadlaratkan orang lain maka Allah akan memadlaratkan dir, dan barangsiapa yang memberatkan orang lain maka Allah akan memberatkan dirinya.”  Rasulullah juga bersabda, “Terlaknat orang memadlaratkan orang mukmin atau melakukan makar terhadap mereka”.

Ulama Mesir mendukung pemerintahannya yang menolak kehadiran pemantau asing di wilayah Mesir yang bertugas mengawasi terowongan yang merupakan pengantar barang-barang dan senjata ke Palestina,. Mereka juga menyambut peringatan Mesir terhadap kapal-kapal asing Eropa yang datang untuk mendukung agresi Israel di Gaza dan memberikan kontribusi untuk pencegahan akses senjata ke mujahideen.

Ulama Mesir menyerukan pemerintah untuk menyempurnakan pembukaan Rafah dan tidak dapat berpartisipasi yang mempersempit warga Gaza atau mencegah senjata masuk ke mereka. Mesir juga harus mendukung jihad rakyat Palestina sebagai saudara Muslim dan satu bangsa srta menjaga perbatasan Timur Mesir.

Para ulama Mesir menegaskan bahwa sikap-sikap ulama Muslim sangat banyak yang mendukung jihad Palestina untuk membebaskan Palestina seperti yang ditegaskan dalam keputusan Muktamar VI Majma Buhus Islamiah tahun 1971.

Keputusan itu berisi: satu, menuntut negara-negara Islam dan masyarakat untuk mendukung warga Arab Palestina dan semua bangsa Arab, perlawanan mereka untuk membebaskan negeri mereka.

Resolusi ke 14 –  perlawanan Palestina merupakan kewajiban syariat dalam jihad membebaskan tanah Palestina dan tempat sucinya.(Infpls/sbl)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rating

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 423,185 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: