Obral Fatwa MUI

Tinggalkan komentar

Februari 17, 2009 oleh Huruf


Majelis ulama indonesia (MUI) obral fatwa, dua puluh empat fatwa baru yang dilahirkan, justru malah mengundang kontroversi, merokok, yoga, sampai pilihan sikap politik golput di pemilu April 2009 diharamkan.

Kenapa MUI sebagai lembaga agama sampai mengintervensi sikap politik seseorang? Kalaupun merokok membahayakan kesehatan kenapa fatwanya dengan beberapa catatan. sejauhmanakah efektivitas dari fatwa itu sendiri?

Menurut Intelektual NU, Abdul Mukti Haramain, meski tidak merasa terganggu dengan fatwa haram rokok MUI, kapan harus merokok meskipun sekarang adanya Fatwa Haram dari MUI.

Menurutnya Fatwa haram merokok yang dikeluarkan MUI tidak lebih efektif dibanding Perda yang dikeluarkan pemerintah tentang larangan merokok. Karena lebih mengikat dibanding Fatwa MUI. Tambah Abdul Mukti

Pendapat lain disampaikan kordinator JIL, Abdul Moqsith: Publik harus tahu bahwa keharaman merokok itu bukan diatur dalam hadist-Al Qur’an tetapi pendapat para ulama di MUI. Sementara pendidikan dasar bahwa merokok mencalakakan diri sendiri, secara fiqih tidak cukup karena bukan hanya rokok yang dilarang. Misalnya makan gula atau daging sop kambingsecara berlebih. Jadi MUI harusnya bisa lebih arif dalam mengeluarkan Fatwa. Saran Muqsith

Menanggapi itu, Ma’ruf Amin menjelaskan, bahaya rokok sangat sudah menjadi opini dunia. karenanya MUI mendengarkan juga memperhatikan, tetapi MUI karena arifnya rokok dinyatakan bukan haram mutlak, tetapi haram dan makruh sesuai dengan kultur Indonesia.

Konteks manfaat dari rokok itu sendiri, Intelektual Muhamadiyah Abdul Mukti memaparkan, jangan sampai ada anggapan MUI dikejar produksi fatwa yang belum tentu berimbas luas ke masyarakat. Karena hasil ijtihad di masyarakat berbeda dengan apa yang menjadi ijtihad MUI.

Abdul Mukti juga menambahkan, soal income, perlu diakui bahwa banyak mahasiswa di perguruan tinggi yang mendapat bea siswa dari rokok, termasuk siaran bola.termasuk pendapat penting lainnya seperti aspek kultural. Atau contoh lainnya masyarakat yang menggantung hidupnya dari hasil panen tembakau sebagai bahan utama rokok. Dari sisi mereka yang merokok memang merugikan, namun perlu ada pertimbangan considerition sosial, seperti bagaimana mereka yang selama ini kerja dipabrik rokok? Jadi MUI harus mengeluarkan fatwa yang bisa mengatasi persoalan sosial, bukan justru menambah masalah sosial.

Moqsith, hukum merokok itu adalah agama, masa orang merokok kemudian menjadi berdosa? Jadi hal seperti ini jangan diperselisiahan, seperti orang hamil yang merokok, memang tidak sehat, namun jangan dijadikan sebagai dosa. Jadi MUI jangan mengintervensi dari sudut agama untuk menentukan seseorang berdosa atau tidak.

MUI harus memberikan contoh yg baik, jelas Ma’ruf Amin. Makanya, ulama MUI diharamkan untuk merokok meskipun mereka bukan anak-anak.

Hingga saat ini MUI tidak pernah meminta sponsor dari rokok, MUI mendapat bantuan dana dari pemerintah yang diyakini bukan berasal dari rokok, Jadi MUI tidak akan meminta sponsor dari pengusaha rokok di masa mendatang. Fatwa haram rokok masih akomodatif sifatnya di Indonesia dibandngkan negara lain seperti Arab dan Malaysia yang tegas tegas mengharamkan rokok bagi warganya. Jelas Ma’ruf amin

Jadi efektifitas Fatwa itu apa, buat apa berkali kali buat fatwa? Tanya Mailk Haramain – Sekjen GP Anshor. Karena menurutnya, Fatwa rokok bisa menjadi aneh jika mengharamkan rokok untuk anak-anak, umur berapa? ”Kan anak-anak memang dilarang merokok termasuk ibu hamil? Jadi Fatwa itu menjadi boros. Jadi jangan mimpi menghapuskan orang merokok. Jadi bikin fatwa jangan tanggung2, kalo mao haram atau tidak harus jelas”. Tegas Haramain

Soal Golongan Putih (golput). Ma’ruf mengatakan, fatwa MUI soal Haram Golput baru sekarang dikeluarkan karena memang banyak masyarakat yang minta dan bertanya. Jadi, fatwa MUI itu bukan ujuk ujuk dibuat & dikeluarkan.

Ma’ruf juga menegaskan, bahwa fatwa Golput haram tidak ada hubungannya dengan parpol atau dengan orang per-orang, karena yg dikeluarkan bukan politik praktis tetapi etika politik bagaimana memilih seseorang seperti apa, terserah partai apa & siapa. Jadi Fatwa MUI itu Cuma manjadi petunjuk aja seperti apa.

Abdul Mukti, menambahkan bahwa masyarakat memilih atau tidak, itu bukan karena bukan Fatwa. Masyarakat meilih karena menjadi suatu pilihan politik meraka untuk menunjukkan hak suaranya.

Ketika mereka tidak memilih karena menurut meraka tidak ada calon yang sesuai dengan kriteria yang mereka inginkan. Jadi sekarang silakan pilih pemimpin yang dapat dipercaya, meskipun pemimpin yang sidik, Fatonah mungkin jarang dan minim? Ujar Mukti
Selain melihat sejarah pembentukannya juga MUI bukan ormas atau sebuah lembaga kajian, karena tidak jelas basis massanya. Jadi, MUI harus segera dibiarkan berdiri sendiri tanpa menerima bantuan dari Negara. Karena MUI sama juga dengan lembaga/organisasi islam lainnya. Tegas Moqsith.
Malik Harmain, sebaiknya MUI sebagai lembaga kajian membantu KPU untuk sosialisasi pemilu dengan cara-cara yang lebih santun untuk memilih wakilnya di pemerintahan dengan alasan yang jelas, bukan justru mengeluarkan Fatwa Golput haram.

Jangan hanya mengurusi fatwa dan sertifikasi halal. Karena banyaknya label halal yang dikeluarkan oleh MUI yang mana biaya sertifikasi halal tersebut dibebankan ke producen produk tersebut, karenanya MUI tetap harus di audit karena rawan dengan korupsi dan pungutan.” tambah Muqsith

Di akhir dialogue, Ma’ruf menegaskan, ”MUI dianggap korup atau suap, jelas sangat tidakmungkin, karena asalnya yang tidak jelas, jadi harus dibuktikan pendapat tersebut. MUI sendiri ada auditor dari luar maupun ekternal”

dikutip dari www.metrotvnews.com

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rating

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 417,537 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan dianggap tidak setara dengan pengusaha. Sering pengusaha terlalu kuat menjadikan buruh hanya sekedar sapi perah. Untuk itulah pemerintah hadir agar pengusaha […]
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri dan membuat pengakuan bahwa dialah yang mengirim Mary Jane untuk membawa Narkoba tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. B […]
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior April 26, 2015
    “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com– Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa dan Maryam tidak tersentuh syetan dan tidak menangis ketika lahir??? Yang difirmankan al Quran u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithoonir rojii […]
%d blogger menyukai ini: