Di usia 122 Tahun, Rajin ke Masjid untuk Sholat Subuh

4

Maret 1, 2009 oleh RIFA'I AHMAD


PDF Print E-mail
Usianya sudah 122 tahun. Meski demikian, ingatan masih kuat dan tetap rajin shalat subuh di masjid

Hidayatullah.com–Muhammad Ahmad Drede adalah seorang pria Palestina berusia 122 tahun. Di kartu identitasnya Muhammad Ahmadtertulis 1887 sebagai tahun kelahirannya. Ini berarti ia sudah mengalami lebih banyak peristiwa dibandingkan orang Palestina lainnya. Dan yang lebih menakjubkan ia masih mempunyai ingatan yang kuat.

Tidak ada catatan yang jelas mengenai hari dan bulan ia dilahirkan. Dan sepertinya, setelah melewati usia 100 tahun, setiap hari seakan berarti perayaan.

Keluarga Drede mengatakan bahwa mereka berusaha untuk bisa memasukkan nama kakek mereka di buku Guinness Book of World Records.

Drede mempunyai 120 anak dan cucu dan ingatannya masih baik meskipun ia sudah hidup dalam waktu yang panjang. Ia melewati masa kekaisaran Ottoman, Perang Dunia I dan II, revolusi 1936 dan peristiwa penting lainnya.

Ia tidak tersinggung disebut sebagai ‘orang tua’. Pria yang selama hidupnya senantiasa aktif ini, menikah satu kali dan anak-anaknya masih tinggal di sekitarnya. Setiap hari ia bangun awal untuk melaksanakan shalat subuh. Ia mengkonsumsi makanan dari hasil pertaniannya sendiri berupa minyak zaitun, thyme dan susu, serta makanan pokok lainnya yang berasal dari pertanian setempat.

Tempat tinggalnya sejak ratusan tahun lalu adalah di kota tua Beit Lid. Rumahnya hanya berjarak 250 meter dari masjid dan ia biasa pergi ke sana dengan berjalan kaki untuk shalat subuh. Subhiya, putri tertuanya yang berusia 58 tahun, merawat ayahnya dengan baik.

“Ayah selalu tidur awal setelah menunaikan shalat isya. Beliau sering dikunjungi oleh cucu-cucu dan kerabatnya untuk berbagi cerita tentang masa lampau,” kata Subhiya tentang ayahnya.

Drede menghabiskan sebagian waktu hidupnya dengan beternak sapi kecil-kecilan. Dia dulu juga mengajar dan pensiun pada tahun 1988. Ia terus menjadi petani dan berhenti pada tahun 1995. [pnn/dija/www.hidayatullah.com]

4 thoughts on “Di usia 122 Tahun, Rajin ke Masjid untuk Sholat Subuh

  1. lena mengatakan:

    subhanallah….itulah sebagian drpd tnda2 kekuasannya…….

  2. lena mengatakan:

    subhanallah….itulah jika ALLAH berkehendak tidak ada yAng tidak mungkin.mungkin ALLAH ingin memperlihathan sebagian drpd tanda2 kekuasaannya…..

  3. semproniac mengatakan:

    Subbahanallah, maha besar Allah
    kita semua hanya makhluk kecil bagi Allah…
    Dia yang menghidupkan juga mematikan….
    tuker link:
    http://semproniac.wordpress.com

  4. mamas86 mengatakan:

    Weleh weleh… Bisa bikin kampung sendiri kalau gitu… Banyak banget anaknya.. (bener gasih anaknya 120)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rated

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 404,891 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan dianggap tidak setara dengan pengusaha. Sering pengusaha terlalu kuat menjadikan buruh hanya sekedar sapi perah. Untuk itulah pemerintah hadir agar pengusaha […]
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri dan membuat pengakuan bahwa dialah yang mengirim Mary Jane untuk membawa Narkoba tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. B […]
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior April 26, 2015
    “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com– Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa dan Maryam tidak tersentuh syetan dan tidak menangis ketika lahir??? Yang difirmankan al Quran u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithoonir rojii […]
%d blogger menyukai ini: