Rifaiyah Butuh Kita

1

Maret 24, 2009 oleh RIFA'I AHMAD


Menuangkan ide ke dalam tulisan bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, dan juga bukan hal yang terlalu sulit. setiap kita pasti memiliki ide-ide brilian yang ada dalam hati dan fikiran kita. akan tetapi ketika ide-ide tersebut sudah berhadapan dengan keyboard atau kertas dan pena, maka sontak ide-ide kita tersebut berterbangan entah kemana. Adakalanya rasa kurang percaya diri yang berlebihan, rasa takut salah ataupun rasa takut akan kecaman yang membuat semua ide buyar.

Oleh sebab itu, ketika kita melihat betapa banyak karya KH Ahmad Rifa’i, maka yang terlintas dibenak kita adalah sosok KH Ahmad Rifa’i yang teguh serta berani dalam mengambil resiko apapun yang terjadi. Sosok yang berani bertanggung jawab, sebab sebuah ide tertulis menuntut pertanggung jawaban atasnya, hal ini berbeda dengan penuangan ide lewat suara saja. Secara syar’i, tanggung jawabnya sebenarnya sama, kan tetapi secara hukum dun ia, lontaran ide lewat tulisan lebih dianggap bertanggung jawab dibanding dengan lisan, karena adanya bukti tertulis. Keberanian KH Ahmad Rifa’i untuk melontarkan kritik-kritik konstruktif kepada penguasa saat itu, ternyata tidak di ikuti oleh keberanian santri-santrinya dimasa kini.

Kalau dulu KH Ahmad Rifa’i berani unjuk dada dan berani mengambil resiko atas apa yang telah beliau tulis, maka santri-santri beliau, cenderung berani berbisik di belakang, berteriak lantang ketika sendirian atau ketika bersama dengan orang yang se ide dengannya. Akan tetapi berubah menjadi ciut nyalinya atau hilang kegarangannya, saat ini berjumpa dengan orang yang berseberangan dengan pendapatnya. Santri-santri KH Ahmad Rifai yang nota benenya adalah para intelektual, seakan kehilangan kepercayaan dirinya saat berhadapan dengan selembar kertas atau monitor komputer. Suara lantang yang diteriakkan seolah hilang gemanya. Kenapa kita tidak ikuti cara beliau guru kita yang sangat kita cintai, kenapa kita tidak mulai belajar menuangkan ide-ide kita dalam bentuk tulisan ataupun sebuah buku. Mungkin jasad kita sudah hancur dimakan cacing, akan tetapi kalau pemikiran-pemikiran kita itu terkonsep rapi dalam tulisan, maka seluruh anak cucu kita masih dapat merasakan nasehat-nasehat kita.

Sebagian dari kita mungkin merasa tidak memiliki kapabilitas dalam masalah agama, namun perlu ditegaskan disini bahwa berjuang menegakkan agama Allah dapat dilakukan dengan berbagai macam cara dan langkah, yang kesemuanya itu nanti akan bersinergis untuk menghasilkan kekuatan mega dahsyat yang dapat mengalahkan dominasi Yahudi dan Nashrani. Rifaiyyah ( Islam ) butuh kita, Rifaiyyah butuh ide-ide kita, Rifaiyyah butuh pengorbanan kita. Akankah kita akan merasa tidur nyenyak dengan menempatkan diri kita sebagai penonton saja, akankah kita dapat makan enak dengan memposisikan diri kita sebagai penggembira ?

Mari…ambil air wudhu, sholat dua rakaat, lalu singsingkan baju, raih pena dan kertas dan tuangkan ide kita satu persatu…..

SELAMAT BERJUANG SAHABAT…..MAY ALLAH BLESS YOU..!!!

One thought on “Rifaiyah Butuh Kita

  1. Ranting Paesan mengatakan:

    No Comment, Apa ada sekarang di Rifaiyah ada pimpinan yang ikhlas? Mereka berebut kursi tertinggi di Rifaiyah (tidak pernah dilirik oleh sesepuh kita)This now! sekarang Nilai perjuangan KH.A.Rifai sudah tertutup oleh keinginan sang pimpinan dilevel manapun mereka akan hidup dompleng nama besar Syaikhina dengan mengemis ke Orsospol.
    Mengapa? Lihat aja skarang mulai musimnya Pilkadakab.dan Pemiliu yang lain – lainnya.Para pimpinan rela mengorbankan anggota demi kepentingan dan keuntungan pribadi tanpa melihat dan mempelajari keinginan dari anggotanya.

    wassalamu’alaikum
    Tengku Muh. Qudsey

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rated

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 404,891 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • May Day 2015 Buruh Wacanakan Pembentukan Partai Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– Pengusaha dan Buruh adalah dua sisi keping mata uang yang tak mungkin dipisahkan. Buruh butuh pengusaha dan pengusaha butuh buruh. Tapi dalam perjalanan waktu sering buruh tidak setara dan dianggap tidak setara dengan pengusaha. Sering pengusaha terlalu kuat menjadikan buruh hanya sekedar sapi perah. Untuk itulah pemerintah hadir agar pengusaha […]
  • Mary Jane Ditunda Eksekusinya, Bagaimana Penundaan Hukuman Ini Menurut Islam? Mei 1, 2015
    Tanbihun.com– “Eksekusi Mary Jane ditunda” ujar Kapuspenkum Kejagung Tony Spontana saat dihubungi, Rabu (29/4/2015). Keputusan ini diambil setelah Presiden Filipina menelpon Presiden Jokowi, bahwa perekrut Mary Jane telah menyerahkan diri dan membuat pengakuan bahwa dialah yang mengirim Mary Jane untuk membawa Narkoba tanpa sepengetahuan yang bersangkutan. B […]
  • Keistimewaan Senior Atas Yunior April 26, 2015
    “Qod Yuujadu fil Mafdhuul Maa Laa Yuujadu Fil Faadhil” (Kadang ditemukan keistimewaan bagi yunior yang tidak ada bagi senior) Tanbihun.com– Kaidah ini yg digunakan menjawab ulama ketika ditanya: mengapa Isa dan Maryam tidak tersentuh syetan dan tidak menangis ketika lahir??? Yang difirmankan al Quran u’iidzuhaa bika wa dzurriyyatahaa minasy syaithoonir rojii […]
%d blogger menyukai ini: