Menakar Harga Diri Bangsa Indonesia

Tinggalkan komentar

Juni 11, 2009 oleh RIFA'I AHMAD


th_kufrHarga diri bangsa Indonesia saat ini sedang di injak-injak oleh negara tetangga, mulai dari kasus TKI sampai kepada kasus Ambalat. bangsa yang dahulu dikenal sebagai macan asia sekarang dipermainkan oleh negara yang dulu pernah “netek” pengetahuan dengan Indonesia. Berkali-kali Negara ini dilecehkan dengan sangat vulgar oleh Malaysia, akan tetapi tanggapan dari para pimpinan seakan-akan hal itu adalah perkara kecil yang tiada artinya. Setelah Sipadan Legitan, Bathik, Reog serta nyanyian daerah yang direbut paksa oleh Malaysia tersebut. Apakah bangsa ini kembali akan diam ketika mengetahui ambalat mau di caplok ?.

Kehormatan dan harga diri bagi sebuah bangsa yang bermartabat, nilainya lebih besar dibanding dengan nyawa manusia. Perlakuan semena-mena yang dilakukan oleh pemerintahan Malaysia harus dihentikan. Kalau masih tidak mau juga, maka harus ” DIPAKSA” berhenti. Mengupayakan penyelesaian dengan diplomatis adalah keharusan, namun bila jalan diplomasi justru menyebabkan hak kita terampas maka penggunaan senjata adalah solusinya.

Kita tidak boleh membenci Malaysia sebagai bangsa, apalagi terhadap saudara Muslim kita, akan tetapi yang kita benci dan ingin kita perangi adalah kedzolimannya serta kesewenangannya. Mudah-an harga diri Bangsa ini tetap berkibar sepanjang masa. Amiin

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Mau tahu ajaran KH.Ahmad Rifa’i?

Kategori

Top Rating

Info Blog’s

Tamu Kita

Sudah Dikunjungi :

  • 423,072 netter

RSS TANBIHUN.COM

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.
%d blogger menyukai ini: